Hubungi Kami

INSTITUT PARIWISATA DAN BISNIS INTERNASIONAL
Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur - Bali
Phone: +62 361 - 426699
Fax: +62 361 - 426700
Email: info@jam.stpbipress.id

* Maaf tidak menyediakan form email karena alasan keamanan spam

Tata Kelola Desa Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tihingan Kabupaten Klungklung

Authors

  • Komang Trisna Pratiwi Arcana Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Ida Bagus Gde Pranatayana Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Nyoman Arto Suprapto Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Moh Agus Sutiarso Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • I Made Trisna Semara Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Ni Luh Putu Asti Candrawati Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Made Suri Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

DOI:

https://doi.org/10.22334/jam.v1i1.5

Keywords:

Tata Kelola Desa Wisata, Kearifan Lokal, Desa Tihingan

Abstract

Desa Tihingan merupakan salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Klungkung. Desa wisata Tihingan memiliki daya tarik wisata budaya sebagai salah satu wilayah pembuat gong atau gamelan terbesar di Bali. Gong atau gamelan sebagai alat kesenian tradisional Bali yang ada di desa tersebut pernah menjadi daya tarik bagi wisatawan, namun karena pengelolaan nilai kearifan lokal yang belum dilakukan dengan baik berimplikasi pada penurunan kunjungan wisatawan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, nilai-nilai kearifan lokal yang berbasis masyarakat di desa Tihingan di manajemen secara lebih baik dan profesional. Dengan mengumpulkan peserta pelatihan dari pelaku usaha dan pekerja bidang pariwisata seperti pemilik homestay, pemandu wisata, pengrajin gamelan, petani, dan wiraswasta melalui kelompok sadar wisata dan pemerintah desa setempat, maka target yang dicapai berupa peningkatan daya saing kepariwisataan melalui kualitas pelayanan melalui edukasi mengenai pemahaman CHSE, sadar wisata dan sapta pesona, kualitas pelayanan berbasis kearifan lokal, perencanaan destinasi wisata dan pelatihan homestay (pengelolaan akomodasi dan pelayanan makanan-minuman). Terdapat pula pelatihan untuk peningkatan kemampuan bahasa asing serta teknik memandu wisata budaya dan juga peningkatan kemampuan sumber daya manusia berupa tata kelola administrasi dan keuangan produk desa wisata, pengelolaan destinasi wisata berkelanjutan dan pembuatan paket wisata, strategi pemasaran berbasis digitalisasi, pengelolaan produk wisata berbasis kearifan lokal, pengembangan dan pengemasan produk lokal berdaya saing global dan tata kelola kelembagaan kelompok sadar wisata. Melaui pelatihan tata kelola desa wisata berbasis kearifan lokal tersebut, masyarakat dan desa dapat saling bersinergi serta lebih peduli terhadap kelangsungan alam serta lingkungan yang menjadi aset utama dalam usaha pengembangan desa wisata Tihingan

References

Alfian, M., 2013. “Potensi Kearifan lokal dalam Pembentukan Jati Diri dan Karakter Bangsa”. Prosiding The 5 thn ICSSIS; “Ethnicity and Globalization”, di Jogyakarta pada tanggal 13-14 Juni 2013.

Kristiana, Y., Brian, R., & Mulyono, S. T. 2016. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Wisata Pasir Eurih. Prosiding-KONFERENSI NASIONAL PKM DAN CSR KE 2 - 2016, pp. 23–24.

Sembalun, D. I. 2018. Hospitality Management Pada Pemilik Usaha Jasa. 1, 1705–1715.

Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Pariwisata (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D). Bandung: Penerbit Alfabeta

Sunarsi, D., Kustini, E., Lutfi, A. M., Fauzi, R. D., & Noryani, N. 2019. Penyuluhan Wirausaha Home Industry Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga Dengan Daur Ulang Barang Bekas. BAKTIMAS : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(4), pp. 188–193. https://doi.org/10.32672/btm.v1i4.1720

Downloads

Published

2021-02-25